news

HLUN 2026: Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Penetapan HLUN bermula dari sosok Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, tokoh yang memimpin sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945. Meski telah berusia lanjut saat itu, beliau tetap aktif memberikan gagasan dan pemikiran bagi masa depan Indonesia. Semangat inilah yang kemudian menjadi simbol bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya dan berkontribusi.

Sejak tahun 1966, tanggal 29 Mei resmi diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional. Hingga kini, peringatan HLUN menjadi pengingat bahwa lansia memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial, keluarga, hingga pembangunan bangsa.


Pada HLUN 2026, Kementerian Sosial mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh.” 
Tema ini mengajak masyarakat untuk melihat lansia bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai individu yang tetap bisa aktif, mandiri, kreatif, dan produktif.

Banyak lansia yang hingga saat ini masih berkontribusi di lingkungan sekitar. Ada yang aktif di kegiatan sosial, menjaga cucu, berbagi pengalaman hidup, hingga tetap bekerja dan berkarya. Kehadiran mereka membawa nilai kebijaksanaan, keteladanan, dan semangat pantang menyerah yang patut dihargai.
Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan menjadi sangat penting agar lansia dapat menjalani hidup yang sehat dan bahagia. Memberikan ruang untuk tetap aktif, menjaga kesehatan fisik maupun mental, serta melibatkan lansia dalam aktivitas sehari-hari dapat membantu mereka merasa lebih berarti dan dihargai.
HLUN 2026 menjadi ajakan bersama untuk membangun Indonesia yang lebih ramah lansia. Sebab ketika lansia mendapatkan perhatian, kesempatan, dan dukungan yang baik, mereka dapat terus tumbuh bersama masyarakat dan menjadi bagian penting dari kemajuan bangsa.

Lansia tangguh bukan hanya inspirasi bagi keluarga, tetapi juga kekuatan bagi Indonesia untuk terus tumbuh.

 
 

(c) 2022 Sobat Lansia